|
Parameter-parameter pengukuran kualitas software cukup banyak, dan semua parameter itu seyogyanya diukur semuanya, sebagai bahan referensi, makin banyak makin baik, makin valid hasil pengukurannya. Parameter-parameter tersebut, antara lain adalah :
1. Jumlah error LOC (Line Of Code). 2. User acceptance dan customer satisfaction. 3. Fungsionalitas software yang dihasilkan. 4. Kemudahan pengembangan produk software yang telah ada. Masih banyak lagi yang lainnya, tapi untuk sementara, sebagai gambaran, saya akan membahas 4 parameter diatas sebagai sebagian penentu kualitas software. Jumlah error LOC, artinya adalah berapa jumlah baris pada code program yang dinilai sebagai kesalahan program. Tentunya yang mengetahui adanya kesalahan LOC ini dari pihak produsen software. Sumbernya bisa dari komplain user tentang software yang tidak sesuai keinginan mereka, kemudian setelah di-cek ke code programnya ternyata memang terjadi kesalahan coding. Saat program diujicobakan untuk digunakan oleh user, sebisa mungkin dimaksimalkan tingkat acceptance dari user, sebisa mungkin diusahakan agar user merasa nyaman menggunakan software tersebut. Tentu saja dengan tidak mengabaikan kebutuhan user. Meskipun terkadang, terdapat kasus dimana user kurang bisa dengan spesifik mendefinisikan kebutuhannya, sehingga pada saat software-nya sudah jadi, diujicobakan, ternyata berbeda dengan persepsi user mengenai software yang diinginkan. Fungsionalitas, berkaitan dengan kebutuhan user, dan definisi user tentang kebutuhan mereka. Apabila telah ada kesamaan persepsi antara kebutuhan user dengan apa yang didefinisikan dan ditangkap oleh pihak pengembang, hampir bisa dipastikan (90%) fungsionalitas software akan sesuai dengan keinginan dan mendekati bentuk yang dibayangkan oleh user. Kemungkinan perubahan biasanya hanya pada desain layoutnya saja. Code program yang dihasilkan, harus ditulis dengan struktur yang rapi sehingga mudah dibaca oleh programmer seandainya di kemudian hari harus dilakukan modifikasi program. Jika penilaian software yang dihasilkan sudah masuk kategori "berkualitas", dua pihak sama-sama diuntungkan. User mendapatkan software yang berkualitas dan sesuai kebutuhannya. Sedangkan pengembang software mendapatkan reliabilitas sebagai produsen software berkualitas. Sama-sama untung kan.....jadi...mari mulai memperhatikan kualitas software yang kita hasilkan. |
| Leave a Comment: |